TAPUT, LINTASPENA.COM – Aktivitas penerbangan dari dan menuju Jakarta di Bandara Raja Sisingamangaraja XII atau Bandara Silangit, Tapanuli Utara, kembali berangsur normal sejak Selasa (8/9/2026).
Sebelumnya, sejumlah penerbangan di bandara tersebut terdampak setelah aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau menyebabkan penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
General Manager Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Tarto, mengatakan pemulihan penerbangan menjadi bagian dari upaya mengembalikan konektivitas udara dari dan menuju kawasan Toba.
“Sejak Selasa (8/9), penerbangan tujuan Jakarta di Bandara Raja Sisingamangaraja XII berangsur normal,” ujar Tarto.
Meski operasional mulai kembali berjalan, pihak pengelola bandara tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan penerbangan berlangsung dengan aman dan lancar.
Dalam periode Minggu (6/9) hingga Selasa (8/9), tercatat 16 penerbangan rute Jakarta mengalami pembatalan di Bandara Raja Sisingamangaraja XII.
Kondisi tersebut juga mendapat penanganan melalui prosedur Service Recovery Activation (SRA). Pihak bandara memberikan minuman dan makanan ringan serta menyiagakan petugas untuk membantu calon penumpang yang terdampak pembatalan.
Selain itu, pengelola bandara berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Polres Tapanuli Utara, dan Kodim 0210/TU menyediakan empat bus gratis bagi penumpang terdampak pembatalan penerbangan rute Silangit (DTB)-Jakarta (CGK).
Dua bus melayani tujuan Balige, sementara dua bus lainnya mengantar penumpang menuju Siborongborong dan selanjutnya Tarutung.
Tarto mengatakan pelayanan terhadap penumpang terdampak menjadi salah satu prioritas selama terjadi gangguan penerbangan.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk tetap memberikan pelayanan dengan mengutamakan keamanan, keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” katanya.
Dengan kembali berangsur normalnya penerbangan, calon penumpang diimbau tetap memantau perkembangan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing maupun layanan informasi InJourney Airports.
Imbauan tersebut penting untuk memastikan status penerbangan sebelum menuju bandara dan menghindari penumpukan penumpang apabila sewaktu-waktu terjadi perubahan jadwal. (Abednego Manalu)












Tidak ada Respon