PEKANBARU, LINTASPENA.COM – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin (Rsn), Marsma TNI Abdul Haris, memimpin langsung kegiatan penanaman pohon bersama seluruh jajaran. Aksi sosial ini menjadi bentuk nyata komitmen dan kepedulian Lanud Rsn terhadap pelestarian lingkungan hidup.
Dalam aksi kali ini, sebanyak 500 bibit pohon jeletung ditanam di Hole 2 Lapangan Golf Simpang Tiga Rsn, Sabtu (25/7/2026). Sebelumnya, pihak Lanud Rsn juga telah menanam 600 bibit pohon mahoni dan trembesi sebagai bagian dari program penghijauan berkelanjutan.
Danlanud Rsn Marsma TNI Abdul Haris menegaskan, program ini merupakan upaya mengembalikan fungsi kawasan hijau di lingkungan Lanud. Hal ini sekaligus menjadi langkah penggantian area hutan yang sebelumnya telah digunakan untuk pembangunan fasilitas pangkalan.
“Beberapa waktu lalu saya telah menyampaikan bahwa kawasan hutan yang dibuka untuk pembangunan di Lanud ini harus kita gantikan. Karena itu, kita manfaatkan lahan seluas kurang lebih 1,3 hektare untuk kita hutankan kembali,” ujar Danlanud.
Dirinya menambahkan, target utama dari program ini bukan sekadar penghijauan biasa, melainkan menciptakan kawasan hutan yang rimbun agar mampu memberikan dampak dan manfaat besar bagi ekosistem sekitar.
Lebih lanjut, Marsma TNI Abdul Haris menjelaskan bahwa proses penanaman akan dilakukan secara bertahap di lokasi yang sama. Setelah pohon jeletung, Lanud Rsn menjadwalkan penanaman 600 bibit pohon kemiri, sehingga total pohon yang tertanam nantinya mencapai 1.700 batang.
Di akhir arahannya, Danlanud mengajak seluruh personel untuk bersama-sama menjaga dan mengawal keberhasilan program ini. Tujuannya agar Lanud Rsn tetap eksis sebagai salah satu paru-paru utama bagi Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau.
“Mari kita bersama-sama peduli terhadap Lanud yang kita cintai ini. Jaga setiap pohon yang telah ditanam, sehingga kawasan di sepanjang jalan protokol Lanud nantinya menjadi kawasan hijau yang rindang dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (Sf)











Tidak ada Respon