PADANG, LINTASPENA.COM – Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, S.I.K., M.H., meninjau langsung wilayah terdampak bencana banjir di kawasan RT 03 RW 19 (dekat Lapangan Forkap), Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Selasa (4/8/2026). Peninjauan lapangan ini dilakukan sebagai langkah sigap kepolisian dalam mengawal situasi darurat.
Langkah taktis tersebut diambil guna memastikan seluruh penanganan tanggap darurat yang dilakukan oleh jajaran kepolisian berjalan cepat. Kapolresta menegaskan bahwa keselamatan warga merupakan prioritas utama dalam penanggulangan dampak bencana di lokasi tersebut.
Dalam kunjungan kerja lapangan tersebut, Kapolresta Padang didampingi langsung oleh Kapolsek Nanggalo, Iptu Muhammad Fariz, S.Tr.K., M.H. Kehadiran para pimpinan kepolisian ini sekaligus untuk memimpin koordinasi evakuasi dan pengamanan secara langsung di area pemukiman warga.
Berdasarkan hasil pantauan lapangan dan pendataan intensif yang dilakukan oleh petugas di lokasi, tercatat sebanyak 27 Kepala Keluarga (KK) terdampak langsung oleh musibah banjir. Angka tersebut menjadi acuan kepolisian dalam menyalurkan bantuan logistik secara tepat sasaran.
Bencana banjir ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kota Padang secara merata sejak Senin (3/8/2026). Debit air yang meningkat drastis menyebabkan beberapa titik pemukiman, termasuk di Kelurahan Surau Gadang, terendam air.
Selain berinteraksi dan mendengarkan keluhan warga setempat, Kombes Pol Apri Wibowo turut mengecek langsung proses pendirian tenda siaga bencana. Posko bantuan jajaran Polresta Padang juga langsung didirikan di lokasi strategis dekat area terdampak.
“Kunjungan dan pemasangan tenda siaga ini merupakan bentuk respons cepat serta wujud nyata bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, khususnya saat warga membutuhkan bantuan penanganan tanggap bencana,” ujar Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, S.I.K., M.H., Selasa (4/8/2026).
Jajaran Polresta Padang memastikan personel gabungan akan terus disiagakan di posko tanggap bencana tersebut. Personel ini bertugas penuh untuk membantu proses evakuasi lanjutan serta menjaga keamanan lingkungan pemukiman warga pascabanjir dari potensi tindak kriminal.
Langkah siaga bencana ini diharapkan dapat meringankan beban para korban terdampak secara signifikan. Selain itu, kehadiran posko ini bertujuan mempercepat pemulihan kondisi ketertiban dan ketenteraman masyarakat di wilayah Kecamatan Nanggalo.(Ak)










Tidak ada Respon