NIAS, LINTASPENA.COM – Sinyal Telkomsel di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nias – Sumut, sangat minim dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Faozanolo Zai berharap di fasilitasi oleh Dinas terkait setidaknya diperhatikan agar dapat solusi yang baik.

Media ini Lintaspena.com mewawancarai warga yang silaturahmi dengan Plt. Kadisdik, hal ini di benarkan oleh Yalisokhi Laoli, SH memang lingkungan ini sangat jauh tower pemancar seharusnya di kantor Dinas pendidikan Kabupaten Nias ini dibangun tower pemancar agar terbangun komunikasi baik dairing dan dapat digunakan untuk akses internet. Apalagi pada masa Covid 19 kebanyakan kegiatan dilaksanakan melalui dairing. Semua pihak berharap tersolusikan, (10/03/2022).

Diterangkannya, jaringan telkomsel terkadang hilang-hilang timbul sehingga membuat komunikasi melalui Handphone tidak terhubung. “Saya yakin kegiatan kantor Dinas Pendidikan ini bisa membuat pekerjaan mereka tersendat,” terang warga itu.

Selain itu, Yalisokhi Laoli, SH berharap dan meminta perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Nias, Provinsi Sunatera Utara atau Pemerintah Pusat untuk membangun dan menyediakan akses jaringan telekomsel di lingkungan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nias, guna mendukung kegiatan Pendidikan, agar telekomunikasi dan informasi terbaru bisa langsung akses dan tidak tertinggal informasi dimasa modern ucap Yalisokhi Laoli.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias, Faozanolo Zai saat dimintai tanggapannya mengakui kendala intenet itu, banyak sudah upaya dilakukan. 

“Sejak bekerja di Dinas Pendidikan Kabupaten Nias sebagai sekretaris, memang ada kendala dalam membuat laporan karena signal internet kurang memadai sehingga akses sangat lambat, “Ungkapnya.

Disebutkannya, Kadang-kadang dalam upload data atau pengajuan program ke lembaga yang lebih tinggi, terpaksa harus menumpang di rumah penduduk yang memiliki akses internet yang lebih cepat. Akibatnya, staf harus meninggalkan tugas di kantor serta mengeluarkan biaya yang bersumber dari dana pribadi.

“Selain internet, signal telekomunikasi melalui telepon seluler saja sangat minim atau putus-putus dan Instansi ini sebenarnya merupakan perangkat daerah yang besar, sebab menaungi banyak sumber daya manusia. Mulai dari guru hingga murid, “tambahnya.

Faozanolo zai menuturkan bahwa kalau komunikasi tidak lancar, maka tergangggu sistim dan seakan-akan staf kami ini tidak bekerja dan kendala itu pernah disampaikan dalam pertemuan di tingkat kabupaten kepada Dinas Komunikasi dan Informatika. Ketika dibicarakan dalam  rapat dijanjikan akan diproses namun, hinggga kini belum terealisai.

“Kami berharap kepada Dinas Kominfo untuk membantu Dinas Pendidikan agar kendala telekomunikasi dan informasi bisa teratasi. Tolonglah survei ke Dinas Pendidikan tentang kendala kami hadapi,”harapnya. (Arius Mendröfa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *